Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sembilan Pelaku Pemerkosaan di Tangkap Polisi dan Satu DPO

Rabu, 31 Maret 2021 | Maret 31, 2021 WIB Last Updated 2021-03-31T12:31:19Z


Tribratanewslangsa.com - Langsa, Jajaran Polres Langsa berhasil menangkap 9 pelaku pemerkosaan anak dibawah umur sementara satunya lagi masuk DPO.


Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro,SIK,SH,MH melalui Kasat Reskrim Iptu Arief Sukmo Wibowo,SIK mselalui pers rilis, Rabu, (31/03/2021) mengatakan kejadiannya Selasa, (16/03/2021) sekira pukul 20.30 wib di dalam rumah kosong di Kecamatan Langsa Kota di duga pelakunya MRA, MS, BK, MRE, MVP,NS,MHB, dan MOS.


Sementara modusnya dengan cara tersangka MRA membawa korban sebutnya saja Melati (nama samaran) ke sebuah rumah kosong di salah satu gampong Kec. Langsa Kota.


Dan dirumah tersebut sudah ada tersangka MS dan tersangka BK yang sudah menunggu dan disusul oleh tersangka MRE,MVP, MOS, MKA, NS, MH, MNH kerumah kosong tersebut dan korban Melati (nama samaran) di perkosa secara bergilir.


Pelecehan seksual dan pemerkosaan anak dibawah umur tersebut terjadi dikarenakan Tersangka MRA memiliki hutang terhadap Tersangka MS.


Namun tersangka MRA tidak sanggup membayarnya sehingga MS meminta bayaran hutang tersebut dengan membawakan perempuan sebagai ganti hutangnya.


Atas kejadian tersebut Kasat Reskrim Polres Langsa beserta anggota sat reskrim mengumpulkan bahan keterangan dan menemukan 2 (dua) alat bukti yang cukup,dilakukan upaya penangkapan.


Dan sabtu, (20/03/2021) sekira pukul 03.00 Wib dilakukan penangkapan terhadap tersangka NS, MKA MH, MNH,MRA, MRE, MVP, MS yang pada saat itu setiap tersangka ditangkap di dalam rumah tersangka masing-masing.


Dan pada hari selanjutnya, selasa, (23/03/2021) sekira lukul 12.45 wib ersangka MS dan tersangka MOS menyerahkan diri ke Polres Langsa untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.


Hingga saat ini tersangka BK berhasil melarikan diri dan masih dalam pencarian polisi (DPO). Ujarnya.


Selanjutnya, 1 unit sepeda motor merk Honda Kharisma Tanpa Nomor Plat warna hitam No rangka MH1JB21184K454793, Nomor Mesin JB21E1450241.


Dan 1 unit Handphone merk Vivo 1816 type Y91 warna Hitam Biru IMEI 1 : 867906049127913 IMEI 2 : 867906049127905.


1 unit handphone merk Realme C2 type RMX1941 warna biru IMEI 1 : 865518046659913, IMEI 2 865518046659905.


1 unit sepeda motor merk Honda Scoopy warna hitam coklat nopol BL 4074 FT Nomor Rangka MH1JFW113FK127040, nomor mesin JFW1E1132153.


1 unit handphone merk Samsung Type SM-J. Warna Putih IME 1 353516079929012.


1 unit sepeda motor merk Honda Beat Nopol BL 6238 FU, Warna merah Putih dengan Nomor Rangka: MHIJFZ118GK381314, Nomor Mesin: JFZIE1376622. 1 (satu) unit Handphone merk Vivo 1816 type Y91 warna Hitam Biru IMEI 1 : 867906049127913 IMEI 2 : 867906049127


1 unit handphone merk Brand code warna hitam B 11 IME 1 : 3650 II 005084880, IME 2: 3650 II 005084898.


1 unit Sepeda Motor Honda Merk Scopy dengan Nomor Polisi BL 5489 FAC,warna Hitam Putih Nomor Rangka: MHIJM3121KK747859,Nomor mesin: JM31E2742746.


1 unit Sepeda Motor Merk Honda Beat dengan Nomor Polisi BL 4187 ZW warna Putih Lis Biru dengan No Rangka: MH1JFZ117HK855948 dan Nomor Mesin: JFZ1E1861779.


Selanjutnya, 1 buah kain sarung berwarna Coklat muda dan coklat Tua dengan motif garis-garis berwarna putih, 1 Buah Jilbab segi 4 polos berwarna merah marun, 1 Buah Baju berlengan panjang berwarna merah marun dengan dengan tulisan di bagian dada depan “JUST PEACHY” berwarna merah muda.


1 buah celana panjang lie berbahan karet berwarna biru muda, 1 Buah celana dalam polos berwana Merah marun berbahan karet dan 1 Buah Bra berwarna merah muda polos.


Ancaman hukuman pasal 50,

Diancam dengan penjara/kurungan paling singkat 150 (seratus lima puluh) bulan dan paling lama 200 (dua ratus) bulan dan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan Pidana Anak

Pengurangan 1/3 Hukuman dari ancaman Orang Dewasa.


Penulis : Hendra

Editor    : Sugiono

Publish : Agus


×
Berita Terbaru Update