Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

UMARA, Bangkit Bersama Keselarasan 4 Pilar Demokrasi

Rabu, 10 Februari 2021 | Februari 10, 2021 WIB Last Updated 2021-02-20T17:34:21Z

Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro,SH,SIK,MH didampingi Wali Kota Usman Abdullah,SE saat memusnahkan barang bukti narkoba jenis Sabu

Langsa, Sebuah maha karya besar lahir dari keselarasan dan harmonisasi kehidupan, begitu juga halnya dengan empat pilar demokrasi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yaitu Lembaga Eksekutif, Legislatif, Yudikatif, dan Kebebasan Pers.

Keempat pilar tersebut menjadi tatanan bernegara yang apik yang menopang demokrasi Indonesia. Semuanya harus saling menopang. Bila satu pilar cacat, maka akan berdampak terhadap kinerja pilar lainnya.


Begitu juga kehadiran TNI/Polri bersama lembaga yudikatif lainnya di kota jasa bernama Kota Langsa. Lembaga yudikatif, sebagai pilar ketiga kehidupan berdemokrasi dengan tujuaj mulia melakukan fungsi peradilan, pengawasan, nasihat, dan memantau jalannya roda pemerintahan dengan menjadikan hukum sebagai acuan. 


Sebagai pilar ketiga, bentuk sinergitas ini melahirkan berbagai ketenteraman dan kenyamanan warga, di tangan Wali Kota Langsa terpilih dua periode 2012-2017 dan 2017-2022 mendatang, Tgk Usman Abdullah, SE bersama pasangannya Dr Marzuki Hamid, MM.


Elemen penting ini, sejak keduanya memimpin Kota Langsa yang menang dalam Pilkada 2012 selalu mendampingi dan memback-up semua kegiatan UMARA. Ya, begitu kedua pasangan ini dikenal di masyarakat yang menebar jargon menciptakan Kota Langsa berperadaban dan Islami.


Hal yang paling anyar, saat melakukan penegakan syariat islam bersama petugas Dinas Syariat Islam dan Wilayatul Hisbah (WH) Kota Langsa di saat melakukan penertiban pelanggaran-pelanggaran syariat, seperti organ tunggal (keyboard-red), minuman keras (miras-red), penertiban tempat-tempat hiburan playstation, pusat permainan bernuansa judi di saat awal-awal ketika UMARA memimpin Kota Langsa.

Wali Kota Langsa, Usman Abdullah SE,  Kepolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH, SIK,MH, dan Dandim 0104/Atim, Letkol Czi Hasanul Arifin Seregar,S.Sos, M.Tr (Han) saling memberikan Penghormatan sebelum Pemusnahan BB ganja dan sabu di kantor Kajari Langsa

Harmonisasi keduanya berjalan berdampingan, sehingga proses perjalanan pemerintahan Kota Langsa banyak menuai prestasi gemilang di 8 tahun berjalan kepemimpinan UMARA. Tentu tidak mudah dilakukan sendiri oleh UMARA, jika tidak ada TNI/Polri sebagai suplemen pendorong, sekaligus melakukan rem jika melenceng dari jalur hukum.


Selain itu, bentuk sinergisitas lainnya TNI/Polri ikut memantau prosesi pelaksanaan pemilihan presiden, kepala daerah, gubernur/walikota/bupati dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), sehingga tercipta pilkada 2017 dan  pemilu damai tahun 2019 silam.


Selanjutnya, melakukan fungsi pengawasan pengelolaan keuangan daerah. Hal ini tidak mudah, selain bersentuhan dengan anggaran negara. Namun semua itu dapat UMARA lalui dengan mengandeng pilar ketiga demokasi di dalam bernegara


Tentunya, kondisi ini membawa angin segar bagi Kota Langsa. meraih Penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas keberhasilan menyusun dan menyajikan laporan keuangan selama delapan tahun berturut-turut.


Lantas, buah keberhasilan itu kini sudah diraih UMARA, dengan kemunculan destinasi wisata andalan yang banyak menyerap perhatian masyarakat Kota Langsa, Provinsi Aceh, bahkan kota tetangga Sumatera Utara dengan wisata hutan mangrove di Gampong Kuala Langsa dan Hutan Kota di kawasan perkebunan PT Perkebunan Nusantara I Langsa.


Begitu juga halnya dengan tampilan wajah rupawan Kota Langsa, mereka sulap menjadi sebuah taman-taman mini di bawah penerangan lampu hias. Selain itu, menyulap daerah-daerah kumuh di tengah pusat kota dan kawasan bantaran sungai menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH).


Namun, ketiga pilar itu tidaklah lengkap tanpa kehadiran pilar keempat, yakni kebebasan pers. Pers berperan besar dalam mendorong partisipasi masyarakat dan menjaga kondisi daerah dalam keadaan kondusif.


Peran pers dalam pemerintahan sangat besar, baik dalam mewartakan agenda pemerintahan ataupun memberikan kritik kebijakan pemerintah. Konon, di tengah pesatnya zaman dan penyebaran informasi yang tak terbatas, sebuah kota bahkan negara sangat membutuhkan kehadiran pers dengan prespektif yang jernih dan turut berperan dalam melawan kekacauan informasi, hoax, ujaran kebencian yang mengancam kehidupan demokrasi. 


Sebagai corongnya informasi, tak sedikit kritikan dan masukan yang diberikan insan pers untuk kemajuan bagi pemerintahan Kota Langsa. Hingga akhirnya membawa Kota Langsa menjadi sebuah kota jasa yang nyaman, ramai dan islami.


Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro,SH,SIK,MH dalam lawatan terpisah menegaskan, jurnalis adalah mitra pemerintah dan kepolisan 


"Peran media tidak bisa terpisahkan, karena maju mudurnya sebuah negara terletak di tangan kawan-kawan pers. Oleh karenanya sinergitas ini harus terus tetap terjaga," ucap Kapolres Langsa.


Lanjutnya, peran pers baik itu media cetak, online, televisi dan elektronik sangat penting dalam pembangunan, tanpa peran pers sebuah negara tidak akan bisa maju, begitu juga sebaliknya.

Wali Kota Langsa, Usman Abdullah SE, didampingi Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro,SH, SIK,MH usai peringatan Hari Pahlawan di Kota Langsa


Untuk itu, mari kita saling memberikan informasi sehingga komunikasi bisa berjalan dengan baik. Apalagi di masa pandemi Covid 18 ini, mari kita bersama-sama mengedukasi masyarakat agar dapat mematuhi protokol kesehatan dengan melaksanakan 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) untuk memutus mata rantai virus Covid 19.


Untuk itu, tematik Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2021 ini secara nasional mendorong peribahan perilaku kehidupan bangsa dalam menghadapi pandemi Covid-19.


"Momentum Hari Pers Nasional adalah era kebangkitan pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid 19 dengan pers sebagai akselerator perubahan. Pekerja pers, menjadi salah satu ujung tombak dalam menyampaikan informasi, edukasi dan perubahan perilaku itu," sebut Agung Kanigoro.


Selamat bagi insan pers di seluruh Indonesia, khususnya Kota Langsa dalam peringatan HPN 2021 yang telah menambah warna-warni demokrasi di tengah-tengah masyarakat dan pemerintah Kota Langsa.


Hendra


* Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba karya tulis jurnalistik yang diselenggarakan PWI Langsa menyambut Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2021.

×
Berita Terbaru Update