Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kapolres Langsa Hadiri Kunjungan Tim Dari Kemen Polhukam Tinjau Pengungsi Rohingya di Kantor Imigrasi

Kamis, 12 April 2018 | April 12, 2018 WIB Last Updated 2020-07-07T03:34:13Z


Tribratanewslangsa.co.id - LANGSA, Kapolres Langsa AKBP Satya Yudha Prakasa,SIK hadiri kunjungan Tim Desk Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri Kemenko Polhukam di kantor Imigrasi Kelas II B Langsa terkait penemuan pengungsi Rohingya, Myanmar di Aceh Timur, Rabu (11/04/2016).


Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat IRJEN Pol Carlo Brix Tewu yang memimpin kunjungan tersebut di dampingi Wagub Aceh Ir H Nova Iriansyah dan Waka Polda Aceh Brigjen Pol Drs. Suprianto Tarah,M.M.


Hadir dalam acara tersebut, Asdep Penanganan Kejahatan Transnasional Kemenko Polhukam, Brigjen Pol Chairul Anwar, Asdep 4/II pollugri, Anindita Hari Murti Axioma, Ditpolair Baharkam polri, Kombes Pol Budi Hermawan, Ditjen Polpum Kemendagri, Masykur, Ditjen Imigrasi, Iman Teguh Adiyanto, Kabid Penanganan Kejahatan Luar Biasa Kemenkp Polhukam, Kombes Pol Asjimain, Kapolres Langsa, AKBP Satya Yudha Prakasa, Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro dan Dandim 0104/Aceh Timur, Letkol Inf Muhammad Iqbal.



IRJEN Pol Carlo Brix Tewu dalam kesempatan itu menyatakan, Tim Desk Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri Kemenko Polhukam ini memastikan peraturan presiden No 125 thn 2016 betul-betul apakah sudah terintegrasi di lapangan.


"Kita melihat pemerintah daerah dan lembaga sudah bersinergi menangani pengungsi dan pencari suaka. Terkait 5 pengungsi Rohingya, langkah yang diambil pemerintah hari ini lebih mengedepankan sisi kemanusiaan, jadi kita tidak mungkin menolak. Kehadiran mereka kita tampung hanya untuk sementara saja dan kemudian kita akan mencari negara-negara ketiga untung bisa menampung mereka," tuturnya.


Disinggung apa kemungkinan masuknya jumlah pengungsi yang lebih besar lagi, Irjen Pol Carlo Brix Tewu berharap tidak ada masuknya jumlah pencari suaka lainnya. Pun demikian jika ada masuk kita sudah melakukan upaya antisipasi dan konsep-konsep penanganannya, sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah daerah.


"Besok akan kita bicarakan lagi di Medan bagaimana tindakan lanjutannya apakah langkah-langkah itu nantinya," sebutnya.


Sementara Wagub Aceh, Ir H Nova Iriansyah dalam pernyataannya, sebenarnya pengungsi Rohingya ini berlayar dan terdampar bertujuan untuk mencari penghidupan yang lebih layak. Sebenarnya Aceh bukan menjadi target para pengungsi Rohingya, tapi lebih dikarenakan karena Aceh kondisi daerahnya yang berdekatan dengan Myanmar.


"Jadi kita di Aceh berupaya optimal menanganinya karena kemanusiaan, di sisi lain regulasi internasional dan daerah untuk menangani para pengungsi-pengungsi tersebut," tandasnya.


Penulis : Angga
Editor : Imran,SE
Publish : Hendra

×
Berita Terbaru Update